Bersahabat Dengan Diabetes Melitus

2014 merupakan tahun ke-enam saya sebagai diabetesi (penyandang diabetes). Tulisan berikut ini merupakan sebuah testimonial, dimana saya ingin berbagi karena mengetahui betapa sulitnya untuk berdamai dengan diabetes melitus.

Diawali dengan pemeriksaan lab di tahun 2008, hasil gula darah saya 2 jam setelah makan adalah 402 yang seharusnya maksimal 140. Belum lagi hasil pemeriksaan lainnya yang membuat saya terkejut. 

Sulit awalnya untuk menerima kondisi ini di usia 26 tahun, karena diabetes tidak dapat disembuhkan dan merupakan salah satu silent killer (sumber http://bit.ly/1d8jawi )  yang dapat menyebabkan komplikasi ke seluruh organ jika tidak ditangani dengan baik.

Jam kerja serta jam tidur yang tidak teratur, tingginya tingkat stress dalam bekerja, mengkonsumsi makanan yang rendah serat dan tinggi lemak serta olahraga yang hampir tidak pernah saya lakukan menjadi menjadi pemicu aktifnya diabetes yang diturunkan melalui garis kedua belah pihak Ayah dan Ibu.

Awalnya saya mengira seluruh gejala seperti gatal-gatal, penyakit kulit yang tidak kunjung sembuh, mudah lelah dan mengantuk juga sering buang air kecil merupakan hal yang wajar dan bukan indikasi terhadap suatu jenis kondisi kesehatan tertentu.

Setelah mengetahui hal ini, saya memutuskan untuk mengurangi intensitas beraktivitas selama beberapa waktu. Saya sadar bahwa dibutuhkan sebuah perubahan besar dalam menerapkan sebuah pola baru.  

Langkah awal yang dianjurkan oleh dokter dan ahli gizi adalah dengan mengubah pola makan untuk menurunkan kelebihan berat badan yang salah satunya menjadi pemicu metabolisme yang tidak seimbang. 

Saya mencoba berbagai macam cara diet yang membuat berat badan saya mudah turun namun karena dilakukan tanpa olahraga teratur menjadi cepat sekali untuk kembali seperti semula atau lebih dikenal dengan “yoyo diet”.

Saya sadar, segala hal yang sifatnya instan dapat mempengaruhi kerja hormon dan fungsi organ di tubuh sehingga dapat menimbulkan masalah lainnya untuk kesehatan saya.

Kemudian saya mencari sebanyak mungkin informasi mengenai nutrisi untuk diabetasi lalu menerapkannya melalui hobi yaitu memasak.

Sebagai sarana terapi mengelola stres, saya mulai menulis dan meditasi secara berkala. Hanya dengan cara ini, saya dapat mengerti dan mengatur asupan nutrisi yang saya konsumsi sehari-hari agar tetap dapat menekuni hobi yang sekaligus profesi saya saat ini yaitu sebagai penulis makanan.

Saya juga dikelilingi oleh keluarga, sahabat dan teman-teman sebagai support system yang mengingatkan jika pola hidup saya mulai tidak teratur. Mereka adalah faktor utama saya ingin terus sehat dan tidak kembali ke rutinitas saya yang sebelumnya tanpa harus merepotkan orang lain dengan kondisi kesehatan saya.

Akhirnya cara ini berhasil membuat berat badan dan ukuran tubuh saya menyusut cukup banyak, perlahan dan stabil.

Berbagai produk dari Tropicana Slim sangat membantu di keseharian saya, terutama pada 4 tahun awal sebagai diabetesi.

Kecap untuk memasak, madu saya kombinasikan dengan air perasan lemon sehingga menghasilkan es lemon madu yang sangat saya sukai dan Tropicana Slim DIABTX sebagai pengganti gula.

image

Dan di hari ini, saya ingin berbagi sebuah kesenangan tersendiri. Melalui pemeriksaan darah rutin selama setahun terakhir, gula darah saya stabil di kisaran angka 130-160 tanpa harus diet ketat atau menjalani segala pantangan.

Penggunaan obat saya hentikan sudah sekitar setahun, lalu menggantinya dengan pola makan yang berimbang dan olahraga teratur. Saya mulai membatasi konsumsi gula, garam dan minuman/makanan yang berlemak dan memasukkan sayuran segar sebagai pendamping makanan utama begitu pun buah-buahan yang dianjurkan untuk diabetesi. 


Untuk saya, menjadi seorang diabetesi adalah kesempatan kedua untuk hidup lebih baik lagi.

 

Terima kasih kepada keluarga Tropicana Slim yang sudah menjadi bagian dari perjalanan saya sebagai diabetasi dan mengundang sebagai salah satu narasumber Media Gathering Tropicana Slim “The Sweet 40 Years”.

image

(Bersama mbak Susan-Kepala Divisi Marketing NFI, Brigjen TNI Dr. dr. Aris Wibudi Sp.PD-KEMD dan mc Tommy Putro Wibowo)

 

Kesempatan ini menjadi sebuah pengingat agar saya terus menjaga kesehatan dan lebih banyak lagi berbagi kepada teman-teman diabetesi.

 image

 image

 

Kenali, pahami dan menyadari bahwa keseimbangan merupakan satu-satunya jalan untuk bersahabat dengan diabetes. Kalau saya bisa, teman-teman pasti juga. Yuk dimulai dari hari ini.

(Seluruh foto via Nutrifood: http://bit.ly/1r67YnD )

 

View text
  • #Diabetes #Testimonial #Tropicana Slim
  • 1 month ago

Keripik Pedas Nori

Akhir pekan merupakan saat paling menyenangkan untuk dihabiskan bersama setumpuk dvd.

Movie marathon belum lengkap rasanya kalau tidak ditemani cemilan . Saya sendiri sangat menyukai segala jenis makanan kecil, terutama keripik.

Mulai dari keripik Padang yang pedas sampai dengan keripik kentang yang gurih. Namun karena saya penyandang diabetes, maka sering sekali saya khawatir dengan kandungan garam dan gula yang tinggi dan juga penggunaan pengawet.

Akhirnya saya mencoba membuat sendiri keripik kentang dengan menggunakan Olive Oil dan bumbu-bumbu sederhana yang pasti ada di setiap dapur teman-teman.

Ide resep ini berasal dari Mas Ary, seorang sahabat saya yang juga senang memasak dan bereksperimen dengan berbagai macam bumbu dapur.

Yuk, dicoba. 

image

Keripik Pedas Nori

Bahan-bahan

 - 3 buah kentang 

- 5 siung bawang putih, haluskan

- Air secukupnya untuk merendam kentang

- Olive Oil secukupnya

Bumbu-bumbu

- Rumput laut tawar kering/Nori, siap pakai

- Garam secukupnya

- Cabe bubuk secukupnya

Metode memasak

1. Kupas dan cuci bersih kentang, lalu iris tipis.

2. Campur bawang putih halus dengan air, rendam kentang selama kurang lebih 30 menit

3. Siapkan wajan yang cekung, panaskan Olive Oil namun jangan sampai berasap

4. Masukkan kentang sampai terendam dalam Olive Oil. Goreng sampai kering

5. Angkat lalu tiriskan

6. Gunakan paper towel untuk mengeringkan sisa minyak

7. Campur bumbu-bumbu dalam sebuah wadah tertutup

8. Masukkan keripik yang sudah kering, lalu goyangkan sampai bumbu tercampur rata

9. Simpan dalam wadah kedap udara

Mari bergabung dalam Revolusi Olive Oil. Untuk berbagai resep dan tips memasak lainnya bisa dilihat pada link berikut ini http://on.fb.me/1mVnlh9

Simak juga yuk, kicauannya di akun @OliveOil_ID

Selamat berakhir pekan!  



Foto oleh: Ajeng Friesiana

View text
  • #recipe #potato #foodie #food #spicy #fried #oliveoil #vegetarian #homemade #garlic #salt #resep #snack #savory #nori #seaweed #cooking #kitchen
  • 1 month ago

Solusi Pedas Tanpa Rasa Panas

Pedas, pedas, pedas tanpa perlu tangan menjadi panas. Pernah dong pastinya mengalami tangan panas saat harus memotong cabe rawit?

Nah, kali ini ABC mengeluarkan sebuah varian baru yaitu ABC Kecap Extra Pedas, yang praktis untuk digunakan dan menjadi solusi agar jari-jari tangan tidak panas setelah berhadapan dengan potongan cabe rawit. Selain mempersingkat waktu memasak, maka kecap ini dapat digunakan untuk berbagai jenis masakan.

ABC Kecap Extra Pedas menjadi bagian dari keluarga baru di dapur saya, dan menjadi salah satu bumbu dasar dalam berbagai menu masakan. Praktis dengan rasa pedas yang pas yang menjadi sebab utama saya menggunakan kecap ini. Sebagai penggemar makanan pedas, maka kecap ini saya gunakan untuk membuat nasi goreng sampai saus cocolan untuk cireng.

Kecap ini juga dapat anda gunakan untuk membumbui daging ayam atau sapi.  Atau sebagai olesan saat memanggang daging atau membuat ayam bakar. Saya sendiri kadang menambahkan beberapa bumbu dapur seperti bawang merah, putih, perasan jeruk lemon sampai daun jeruk untuk memberikan rasa yang lebih kaya saat akan digunakan untuk beberapa sajian.  

Kali ini saya akan berbagi sebuah resep sederhana, yang bahan bakunya dapat dengan mudah ditemukan baik di pasar tradisional sampai supermarket.

Mengadaptasi dari sebuah makanan khas Cirebon, makanan yang satu ini biasa saya buat saat malas memasak. Dengan sedikit proses menggoreng dan mencampur berbagai bahan baku, selain praktis sehat tentunya.

image



Nasi Lengko



200 gram nasi putih

50 gram tempe goreng

50 gram tahu kuning/putih goreng



Bumbu Halus

Bawang putih 3 siung

Air 5 sdm

Garam secukupnya



Taburan

Kucai secukupnya

Tauge secukupnya, siram dengan air panas lalu air dingin

Bawang goreng

Ketimun, potong kotak secukupnya



Bumbu

ABC Kecap Extra Pedas



Metode memasak

  1. Bumbui tahu dan tempe dengan bumbu halus, sisihkan.
  2. Goreng tahu dan tempe hingga matang.
  3. Potong kotak tempe, ketimun dan tahu goreng.
  4. Susun di atas nasi putih panas lalu taburi dengan bawang goreng, kucai dan tauge
  5. Tambahkan ABC Kecap Extra Pedas di atasnya, lalu sajikan dengan kerupuk atau emping.

Karena menggunakan bumbu kecap yang sudah pedas, maka saya tidak menggunakan lagi sambal kacang untuk sajian ini.

Selamat mencoba! 

View text
  • 2 months ago

Tuna Asam Pedas

Ada kesenangan tersendiri untuk saya saat membuat resep masakan Indonesia. Nusantara dalam satu sajian, begitulah saya selalu menyebut masakan yang menggunakan banyak sekali bumbu-bumbu yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Olive Oil saat ini menjadi salah satu pilihan saya dalam mengolah makanan. Dan ternyata Olive Oil  dapat memberikan tekstur yang renyah untuk berbagai jenis gorengan dan rasa gurih alami untuk dipadu padankan dengan berbagai macam masakan Indonesia, seperti pada resep berikut ini.



image

Foto oleh: Arief Nalendro 



Tuna Asam Pedas



Bahan-bahan:

Fillet ikan tuna 200 gr

Air perasan lemon 3 sdm

Garam ¼ sdt

Gula ¼ sdt

Saus tomat 1 sdm

Kecap manis 1 sdm

Daun jeruk 2 lembar

Olive Oil secukupnya, untuk menggoreng



Aduk rata:

Tepung terigu 3 sdm

Garam 1 sdt

Pala bubuk ¼ sdt

Merica  ¼ sdt

Ketumbar bubuk ½ sdt



Kocok lepas:

Putih telur 1 buah



Haluskan:

Bawang putih 2 butir

Bawang merah 2 siung

Olive Oil 2 sdm

Jahe 2 cm

Kunyit 2 cm

Cabai merah besar 3 buah (buang biji)

Cabai rawit merah 4 buah

Bawang Bombay 50 gr

Tomat 1 buah ukuran sedang (150 gr)



Metode memasak

1. Lumuri fillet ikan dengan 2 sdm air perasan lemon, diamkan selama kurang lebih 15 menit.

2. Lumuri ikan dengan adonan putih telur kemudian gulingkan pada adonan tepung terigu.

3. Lumuri kembali dengan putih telur dan tepung terigu kemudian goreng ikan dalam Olive Oil yang cukup banyak sampai terendam. Gunakan panas medium.

4. Goreng ikan sampai tepung berubah warna menjadi keemasan.

5. Angkat dan tiriskan.



Sambal

1. Tumis bumbu halus dengan api kecil bersama daun jeruk sampai harum dan sedikit menyusut.

2. Tambahkan ¼ sdt garam dan ¼ sdt gula, saus tomat dan juga kecap manis.

3. Masukkan 1 sdm air perasan lemon. (sesuai selera)

4. Aduk sampai rata, sajikan bersama ikan.



Tips:

- Fillet ikan tuna dapat diganti dengan ikan dory.

- Gunakan lebih banyak cabai rawit untuk mendapatkan rasa yang lebih pedas.

- Pada proses pembuatan sambal, air perasan lemon dapat ditiadakan jika anda tidak menyukai rasa asam.

- Sebagai alternatif penyajian, masukkan ikan yang sudah matang ke dalam adonan sambal yang sedang diproses. Aduk selama kurang lebih 5 menit, sajikan. 

- Untuk berbagai tips dan resep lainnya yang menggunakan Olive Oil, bisa dilihat pada link berikut ini http://on.fb.me/1fIr8b0. Yuk, dilihat juga kicauannya di sini @OliveOil_ID.

Selamat bergabung dalam Revolusi Olive Oil.

View text
  • #OliveOil Resep Recipe Spicy Sambal Tuna Fish Homemade
  • 3 months ago
  • 1

Laughing Stock Steak & Seafood Grill

Laughing Stock Steak & Seafood Grill, merupakan salah satu tempat baru di area Cipete Raya. Setelah beberapa kali berkunjung, rasanya saya wajib berbagi pengalaman mengenai tempat ini. 

Berikut menu yang saya rekomendasi. 

Shrimp Wrapped in Beef Bacon with Tomato Crème Salsa. (Rp 95.000++)

Merupakan kombinasi udang dan beef bacon yang disajikan dengan rice pilaf, sambal dabu-dabu dan saus krim tomat yang segar. 

Udang segar diolah dengan metode pan fried sehingga mengeluarkan rasa manis alami. Sedikit rasa asin didapatkan dari beef bacon yang membungkus sebagian udang.

Saya menemukan jejak rasa butter, bawang bombay yang terkaramelisasi, wangi daun salam dan juga gurih alami dari kaldu yang digunakan untuk mengolah beras basmati untuk rice pilaf.

image

Penggunaan tomat hijau yang asam pada sambal dabu-dabu, sedikit manis dari saus krim tomat, gurih dari rice pilaf dan juga udang yang segar. Menu ini segera menjadi favorit saya setelah suapan pertama. 

Untuk menu ke-dua, Australian Sirloin Steak. (Rp 140.000++)

image

250 gram daging sirloin Australia memiliki ketebalan yang pas, sehingga terasa juicy dengan tingkat kematangan medium. Saus lada hitam sesuai dengan ekspektasi saya. Penggunaan lada hitam dan rasa asin proporsional sehingga tidak meninggalkan hasil akhir getir. Sesuai request saya, maka Mashed potato digantikan dengan tumis sayur yang disajikan al dente sehingga memberikan tekstur renyah dan rasa manis alami dari sayuran segar. 

US Hanger Steak (Rp 110.000++)

image

200 gram irisan tebal daging steak dengan tingkat kematangan medium, disajikan bersama mashed potato yang creamy, tumisan bawang bombay dan sayur yang renyah. Saus yang disajikan menggunakan bahan dasar kaldu daging, sedikit aromatik berasal dari campuran berbagai sayuran yang direbus bersama air kaldu.

Untuk makanan penutup, maka saya memilih Uncle Romy’s Hotplate Chocolate Brownies. (Rp 55.000++)

Penggunaan hotplate menjadikan menu ini terasa istimewa. Brownies memiliki rasa manis yang bersahabat, dikombinasikan dengan es krim vanila dan saus coklat yang ditambahkan saat akan disajikan membuat makanan penutup ini mengeluarkan aroma yang harum. Panas dan dingin dalam satu suapan, rasakan tekstur es krim, saus coklat dan juga brownies yang meleleh perlahan.

image

Empat menu di atas merupakan rekomendasi dari saya. Selamat mencoba dan sampai bertemu di ulasan selanjutnya! 

Laughing Stock Steak & Seafood Grill

Jl. Cipete Raya no. 7 BC 

Twitter: @LaughingStockID

Web: http://www.laughingstockgrill.com

View text
  • #steak #seafood #grilled #bacon #shrimp #foodie #recommended #meat #fusion #brownies
  • 3 months ago
  • 2

Mango Tree Bistrobar

Beberapa hari yang lalu, saya bersama dengan beberapa orang sahabat berkunjung ke Mango Tree Bistrobar-Plaza Senayan. Kapulaga, jinten dan cengkeh, indera pengecap saya merasakan satu persatu bumbu yang dominan dalam berbagai menu yang kami pesan.

Pada ulasan kali ini, saya ingin merekomendasikan beberapa menu yang menjadi favorit saya.

image

 Green Curry Shrimp (Rp 53.000++)

Potongan udang segar, kuah kari Thailand yang tidak terlalu kental, sedikit pedas dan kaya rasa menjadi rekomendasi pertama. Samar-samar terasa penggunaan kapulaga dan cengkeh. Daun jeruk dan daun basil yang digunakan memberikan sentuhan rasa segar sehingga menetralisir paduan bumbu lainnya.

Grilled Chicken Thigh with lemongrass (Rp 63.000++)

image

 Aroma harum ayam yang di-grill, wangi sereh yang tersisa pada kulit yang berbumbu dan potongan ayam yang empuk menjadikan menu ini favorit kami. Disajikan dengan saus jim jiauw yang memiliki kombinasi rasa sedikit manis dan asam yang dominan, dengan tambahan bawang putih cincang kasar.

Deep-Fried Tom Yum Chicken Wings (Rp 36.000++)

Gurih dan renyah, sayap ayam goreng dibumbui dengan sangat baik hingga meresap sempurna. Menu yang satu ini dapat anda jadikan makanan pembuka atau juga menu utama. Jejak rasa ketumbar yang sangat saya sukai membuat menu ini menjadi salah satu rekomendasi  pada ulasan kali ini.

Panang Curry with BBQ Duck and Lychee (Rp 55.000++)

image

Irisan daging bebek disajikan dengan saus kari kental dan buah leci. Perpaduan yang sedikit unik antara kuah kari Thailand, irisan tebal daging bebek BBQ yang empuk dan buah leci yang manis. Untuk anda penyuka daging bebek, wajib mencoba menu yang satu ini. 

Dari berbagai menu yang kami pesan, maka empat menu di atas membuat saya ingin kembali lagi. Selamat mencoba, dan mari berbagi rekomendasi jika anda memiliki menu favorit lainnya. 

Mango Tree Bistrobar

Lokasi: Epiwalk GF W 118a & Plaza Senayan P5

Twitter: @mangotree_indo

Website: MangoTreeBistro.co.id

View text
  • 3 months ago

Berkreasi Dengan Minyak Zaitun

Siapa yang tidak kenal dengan Minyak zaitun? Minyak zaitun saat ini mulai banyak digunakan sebagai bahan baku untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya dalam berbagai menu masakan. Selain memiliki banyak manfaat, maka rasa yang netral juga memudahkan untuk dipadukan bersama dengan bumbu-bumbu lainnya. Bahkan di beberapa jenis masakan, penggunaan minyak zaitun akan semakin memperkaya rasa.

Ada tiga tipe minyak zaitun yang umum ditemukan di pasaran yang digunakan untuk berbagai jenis makanan. Yuk, dilihat pada bagian berikut sebelum memilih sesuai kebutuhan memasak yang diinginkan.

Extra Virgin Olive Oil, Virgin Olive Oil dan Olive Oil.

Extra Virgin Olive Oil 

 Umumnya digunakan untuk berbagai jenis makanan yang disajikan dingin seperti salad, atau sebagai campuran untuk saus pencelup.

Tips:

-       Gunakan Extra Virgin Olive Oil dengan perasan lemon atau balsamic vinegar sebagai salad dressing. Dapat juga digunakan untuk salad buah dengan padanan lain yang tidak memiliki rasa yang tajam untuk menjaga rasa dan aroma asli dari Extra Virgin Olive Oil.

Virgin Olive Oil

Jika Extra Virgin Olive Oil memiliki aroma dan rasa dengan kualitas terbaik, maka Virgin Olive Oil juga merupakan 100% perasan asli Olive (buah zaitun) dengan karakter rasa dan aroma setingkat di bawah extra virgin Olive Oil.

Banyak digunakan untuk berbagai jenis makanan yang melalui proses pemanasan dengan suhu rendah seperti berbagai tumisan, atau sebagai bahan dasar untuk membumbui ayam, ikan dan daging ataupun saus pencelup untuk roti.

Tips:

-       Tambahkan bawang putih cincang kasar jika akan digunakan sebagai dipping untuk roti untuk memperkaya rasa.

-       Gunakan bersama dengan berbagai herbs seperti daun jeruk, basil, rosemary atau thyme dan kreasikan sesuai selera untuk membumbui ayam, daging dan ikan.

 image

(Foto oleh: Arief Nalendro)

Olive Oil

Olive Oil memiliki komposisi yang berasal dari perpaduan Extra Virgin Olive Oil dan Virgin Olive Oil.

Untuk tipe ini, biasanya dapat digunakan hampir di seluruh metode memasak.

Tips:

-       Dapat digunakan sebagai olesan pada proses memanggang, untuk mendapatkan hasil yang renyah pada permukaan kulit dan warna keemasan.

-       Gunakan Olive Oil yang cukup banyak saat menggoreng dengan api kecil untuk mencegah Olive Oil berasap.

-       Pada proses memanggang daging, Olive Oil akan menjaga rasa alami dari jus yang dihasilkan daging sekaligus memperkaya rasa.

Anda dapat membawa makanan bintang lima ke meja makan dengan cara sederhana. Mari mulai memasak dan berkreasi dengan resep anda sendiri dan Olive Oil di http://on.fb.me/1fIr8b0.

Simak juga  yuk, berbagai tips dan acara menarik melalui akun twitter @OliveOil_ID. 

View text
  • 4 months ago

Tokyo SkipJack

Area bulungan menjadi salah satu kawasan tujuan saya selama beberapa bulan terakhir.

Tokyo Skipjack menjadi salah satu tempat favorit saya, untuk menikmati steak dengan kualitas yang baik dan harga yang relatif terjangkau.

Dari berbagai menjamurnya tempat baru yang menyajikan steak sebagai menu utama di Jakarta, Tokyo Skipjack memiliki keunggulannya sendiri dengan menyajikan fusion steak bergaya Jepang.

 image

Nz Sirloin 200gr

Tingkat kematangan: Medium well 

Side dish: Kentang goreng dan Green salad with Japanese Dressing

Saus: Japanese Chimichurri

Rekomendasi saya hari ini adalah pada pilihan daging Nz (New Zealand) Tenderloin. Sebelumnya saya sudah mencoba Nz Sirloin, namun hasil akhir yang cenderung kering pada permukaan daging membuat saya tidak dapat berpaling dari Nz Tenderloin dengan potongan yang tebal dan tingkat kematangan medium yang juicy. Tenderloin dibumbui dengan sangat baik, sehingga tanpa saus sudah memiliki rasa alami daging yang lezat. 

Saat anda memesan satu menu steak di tempat ini, maka anda dapat memilih dua side dish dan juga satu pilihan saus.

Dari empat macam side dish, maka favorit saya adalah Green salad with Japanese dressing dan juga Corn Botayaki.

 image

Nz Tenderloin 200gr

Tingkat kematangan daging: Medium

Side Dish: Green Salad with Japanese Dressing dan Corn Botayaki

Saus: Wasabi Butter

Green Salad with Japanese Dressing menggunakan horenso atau bayam Jepang yang dilengkapi dengan dressing vinegar khas Jepang dengan rasa asam yang dominan dan taburan wijen putih.

Jika anda pernah menikmati shabu-shabu, maka rasa dressing ini memiliki kesamaan dengan saus berwarna gelap (ponzu) yang biasa digunakan sebagai salah satu saus pelengkap. 

 image

Nz Tenderloin 200gr

Tingkat kematangan daging: Medium Well

Side Dish: Japanese Green Salad with Japanese Dressing dan Mitsuba Mash

Untuk Corn Botayaki menggunakan jagung manis yang dioles dengan campuran butter dan kecap asin sebelum dibakar. Menghasilkan hasil akhir manis, asin dan gurih yang nikmat sebagai padanan steak pesanan anda.

Tokyo Skipjack memiliki variasi saus yang dapat anda jadikan pilihan.

Dari delapan saus yang semuanya pernah saya coba, maka favorit saya jatuh pada Wasabi Butter dan Creamy Mushroom.

image

Wasabi yang biasanya pedas, hanya menyisakan sedikit rasa dan aroma yang cukup kuat. Dominasi butter membuat aroma dan rasa wasabi tidak mengalahkan rasa asli dari steak. Begitupun halnya dengan creamy mushroom dengan kekentalan dan rasa gurih saus yang pas. 

Apakah anda memiliki rekomendasi yang berbeda? Yuk dicoba, dan ceritakan juga pengalaman anda. 

Tokyo Skipjack 

Lokasi: Jl. Bulungan No. 16 Jakarta Selatan 12130

Reservasi: 021-99725000

Twitter: @TokyoSkipjack

Website: http://www.tokyoskipjack.com 

 

 

View text
  • #Steak SteakHouse Meat Culinary Foodie Foodies Recommended Jakarta
  • 6 months ago
  • 1

Largo Bistrot

Hari ini kembali saya berkunjung ke Largo, sebuah tempat yang sudah beberapa bulan dibuka kembali setelah melalui proses renovasi. 

Largo Bistrot terletak di kawasan Jl. Benda Raya, kembali mencuri hati saya dengan konsep baru yang menarik. Largo memiliki area smoking dan non-smoking yang terbagi menjadi dua lantai. Area lantai dasar terkesan maskulin, ditujukan untuk anda yang ingin bersantap sambil menikmati live music. 

Sedangkan area lantai dua sangat feminin, merupakan area bebas asap rokok yang memiliki berbagai detail yang cantik. Sofa warna-warni, langit-langit yang tinggi dan juga jendela-jendela berkaca besar membuat ruangan ini terasa hangat dan juga nyaman. 

Dari beberapa menu yang saya pesan di Largo, ada tiga yang menjadi favorit saya. 

Cheesy Shroom 

Jamur panggang yang diisi dengan campuran black & white cheese dan juga mozzarella ini menjadi salad satu appetizer favorit saya. Pastikan anda langsung menikmati menu yang satu ini saat tersaji di meja anda agar keju tetap hangat dalam setiap kunyahan. 

Pâté de Foie de Canard 

Home made duck liver cream ini disajikan dengan potongan baguette yang dipanggang, salad dengan balsamic dressing dan juga selai wild berry. Oleskan hati bebek pada potongan baguette lalu tambahkan sedikit selai wild berry kemudian hap! nikmati perpaduan rasa di dalam mulut anda.

Menu ini merupakan salah satu menu wajib yang saya pesan setiap saya berkunjung ke Largo. 

Untuk main course maka Aksan’s Steak merupakan menu rekomendasi saya. 

200 gram daging sirloin disajikan dengan pelengkap sauteed vegetables, potato gratin atau mashed potato yang dapat anda pilih sesuai selera. 

Tingkat kematangan daging sesuai dengan pesanan saya, yaitu medium. Saus Aksan’s steak merupakan perpaduan dari red wine dan sari buah apel. Aroma steak yang di-grill bersama red wine, sedikit rasa manis dari buah apel membuat menu ini langsung menjadi favorit saya setelah dua menu di atas. 

Sebagai penutup, rekomendasi saya adalah Chef’s Dessert Platter. Menu ini terdiri dari tiga pilihan mini dessert.

Untuk anda yang senang menyaksikan live music, maka anda dapat mengetahui berbagai program musik yang rutin diadakan melalui akun twitter @largokemang 

Saya akan segera kembali lagi ke Largo Bistrot untuk mencoba berbagai menu lainnya.

Yuk, siapa yang mau menemani saya?

Largo Bistrot 

Jl. Benda Raya no. 7A

Website: http://www.largokemang.com

Reservasi: 0217804263

View text
  • 7 months ago

Bumi Bandhawa

Bandung merupakan tema liburan singkat saya kali ini. Cukup satu malam, saya kembali menjejakkan kaki saya di Bandung dalam rangka menemani sepupu saya untuk menghadiri pernikahan seorang teman.

Bumi Bandhawa menjadi tempat kami menginap. Sebuah hotel dengan penggabungan konsep art deco dan minimalis ini rasanya wajib untuk saya rekomendasi.

image

 

Bumi Bandhawa terletak di kawasan Dago Atas Bandung. Lokasi yang berada di antara perumahan, mungkin sedikit menyulitkan untuk anda yang tidak membawa kendaraan sendiri. Meskipun begitu, hotel yang satu ini sangat nyaman untuk anda yang ingin menyepi dari ramainya lalu-lintas Bandung, tanpa harus berkendara cukup jauh dari pusat kota Bandung. 

Jajaran pohon pinus, area parkir dan juga sebuah ruang meeting akan menyambut anda saat memasuki kawasan hotel ini.

Pada bagian resepsionis, anda akan bertemu beberapa ruang yang menyerupai ruang tamu pada sebuah rumah. Sebuah piano menjadi pelengkap dari sisi tengah ruang, yang terhubung dengan akses ke bagian taman. 

image

Sedangkan area taman sendiri memiliki beberapa jalur jalan setapak yang menghubungkan area restoran dan juga kolam renang.

image

Area taman ini dikelilingi oleh pohon-pohon pinus sehingga menyerupai hutan buatan. 

image

Di antara area restoran dan kolam renang, terdapat sebuah area yang disediakan sebagai fasilitas bermain anak. 

Sebagian sisi area kolam renang dilengkapi dengan sofa bed. 

image

Untuk area kolam renang berhadapan dengan sebagian kamar yang memiliki balkon. 

image

Kamar yang tersedia memiliki ukuran yang cukup luas untuk anda yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau pasangan. 

image

Sedikit kekurangan mungkin terletak pada ukuran kamar mandi yang tidak terlalu besar untuk kapasitas kamar yang tersedia. Selain dari itu, maka rasanya cukup untuk saya menikmati hotel yang nyaman untuk menyepi dan menikmati liburan kali ini.

Bumi Bandhawa juga menyediakan fasilitas sepeda, sayangnya liburan kali ini terlalu singkat sehingga saya tidak sempat mencoba sauna dan juga aqua medic spray. 

Untuk info dan pemesanan maka anda dapat menghubungi Bumi Bandhawa melalui link berikut ini,

http://bumibandhawa.com

Sampai bertemu di rekomendasi berikutnya. Selamat berlibur! 

View text
  • 7 months ago
x